KPK 'Siapkan' Tersangka Baru di Kasus Korupsi E-KTP


Mutiara Safitri 2017-12-29 09:50:52 Nasional 64 kali

Febri Diansyah (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang 'mempersiapkan' tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, tahun anggaran 2011-2013. Hal itu sejalan dengan dibukanya penyelidikan baru dalam kasus yang merugikan negara Rp2,3 triliun ini.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengakui pihaknya memang sedang membuka penyelidikan baru di kasus e-KTP. Namun, Febri masih belum mau membuka lebih terang siapa calon tersangka baru dalam kasus ini.

"‎Kalau masih proses di penyelidikan itu, aku enggak bisa ngomong detail," kata Febri saat dikonfirmasi, Jumat (29/12/2017).

Penyelidikan baru untuk kasus e-KTP ini juga terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap dua orang tersangka sebagai saksi dalam rangka pengembangan perkara.

Dua tersangka yang diperiksa untuk pengembangan perkara tersebut yakni, Setya Novanto dan Anang Sugiana Sudiharjo. Penyidik telah mengantongi keterangan dari dua tersangka tersebut pada Kamis, 28 Desember 2017, kemarin.

‎"Dalam rangka pengembangan perkara e-KTP, dibutuhkan keterangan dari sejumlah pihak yaitu, Anang Sugiana Sudihardjo dan Setya Novanto," pungkas Febri.

Sejauh ini, KPK baru menjerat enam orang dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2013. Keenam orang tersebut yakni, Irman; Sugiharto; Andi Agustinus alias Andi Narogong; Markus Nari; Anang Sugiana Sudihardjo; dan Setya Novanto.

Dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto serta pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong sudah divonis terbukti bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Kemudian, untuk Setya Novanto ‎masih dalam proses persidangan.

Sementara itu, Anang Sugiana Sudihardjo dan Markus Nari masih dalam proses penyidikan di KPK. Keenamnya diduga secara bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi proyek e-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close