Ketua DPR Pengganti Novanto Harus Bersih, Politisi Golkar ini Protes


Mutiara Safitri 2017-12-28 10:30:13 Politik 45 kali

Melchias Marcus Mekeng (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  Politisi Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng mengatakan, setiap kader partainya yang ada di DPR berpeluang menjadi Ketua DPR.

Tak peduli apakah anggota Fraksi Golkar itu pernah menjadi saksi atau pernah disebut-sebut dalam sebuah kasus korupsi.

"Status hukumkan adalah kalau orang sudah menyandang status tersangka atau terdakwa. Setiap orang tidak bisa menghindar untuk menjadi saksi apabila diminta keterangannya sebagai saksi," kata Mekeng, saat dihubungi, Kamis (28/12/2017).

Hal ini disampaikan Mekeng menanggapi usulan dari politisi senior Partai Golkar Hajriyanto Thohari. Hajriyanto menyebutkan, Ketua DPR pengganti Setya Novanto sebaiknya tidak pernah memiliki jejak masalah pada masa lalu, utamanya terkait dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahkan, Hajriyanto berharap Ketua DPR yang baru tak pernah sekalipun diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi.

Mekeng tak sependapat dengan usulan tersebut. Sebab, setiap orang tidak bisa menghindar untuk menjadi saksi apabila dimintai keterangannya dalam suatu kasus hukum. Mereka yang dipanggil sebagai saksi belum tentu bersalah.

"Jadi kalau jadi saksi sudah tidak boleh menjabat jabatan publik apa-apa, berarti banyak pejabat publik juga harus mundur dari jabatannya dong, dari menteri, dari gubernur dan lainnya. Karena banyak menteri di pemerintahan yang sudah dipanggil jadi saksi berkali-kali masih tetap jadi menteri kok," kata Ketua Komisi XI DPR RI ini.

Harus bersih

Sebelumnya, politisi senior Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari mengatakan, pembenahan Partai Golkar harus dilakukan dengan revolusi besar-besaran.

Sebab, kasus hukum yang dialami Ketua Umum Setya Novanto, menurut Hajriyanto, sejatinya telah merusak kelembagaan partai.

Oleh karena itu, syarat utama pengganti Novanto harus sosok yang tidak pernah memiliki jejak masalah pada masa lalu, utamanya terkait dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sosok yang menjabat Ketua DPR harus bersih dari masalah korupsi. Walaupun hanya berstatus saksi (kasus korupsi), sebaiknya dicari orang yang benar-benar bersih,” kata Hajriyanto saat dihubungi, Senin (27/11/2017).

Dari beberapa nama yang muncul saat ini, Hajriyanto menilai, Sekretaris Fraksi Golkar DPR Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai kandidat yang paling layak menjadi ketua DPR.

“Hanya Agus yang sepanjang kariernya di DPR belum pernah bersentuhan dengan masalah hukum, terutama dengan KPK,” tutur Hajriyanto.

Sumber : kompas.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close