Tanggapan Netanyahu Atas Resolusi Majelis Umum PBB Soal Yerusalem


Mutiara Safitri 2017-12-22 14:26:17 Internasional 75 kali

Benjamin Netanyahu (Foto : istimewa)

Tel Aviv, Kabar28.com,-   Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengomentari resolusi Majelis Umum PBB yang menolak keputusan Amerika Serikat mengenai status Yerusalem. Pemimpin negeri Yahudi itu menyebut resolusi tersebut tidak masuk akal. "Israel benar-benar menolak resolusi yang tidak masuk akal ini," cetus Netanyahu usai voting Majelis Umum PBB.

Netanyahu menegaskan bahwa Yerusalem "selalu dan akan selalu menjadi ibu kota Israel". Dia juga mengapresiasi bahwa "semakin banyak negara yang menolak berpartisipasi dalam teater yang absurd". Netanyahu pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas "pembelaan kuatnya terhadap Israel".

Dalam voting Majelis Umum PBB yang digelar pada Kamis (21/12) waktu setempat, sebanyak 128 negara, termasuk Indonesia mendukung resolusi PBB yang menolak keputusan AS soal Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan menyerukan AS untuk mencabut keputusannya itu. Adapun 9 negara menolak dan 35 negara memilih abstain. Selain itu, 21 negara tidak hadir untuk memberikan suara dalam voting tersebut.

Meski resolusi Majelis Umum PBB bersifat tidak mengikat secara hukum, namun besarnya dukungan atas resolusi ini bisa memberikan tekanan politis. Selain menolak keputusan Trump soal Yerusalem, resolusi Majelis Umum PBB ini menegaskan bahwa status Yerusalem harus diselesaikan lewat negosiasi, dan setiap keputusan yang dibuat di luar kerangka itu harus dicabut. 

Sumber : detik.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close