Diduga "Kangkangi" Permenkes, Bidan Desa di Pemulutan Tarik Bayaran 600 Ribu Sekali Persalinan


Arie Perdana Putra 2017-12-13 15:24:47 Ogan Ilir 317 kali

Ilustrasi bidan, (foto : ist)

INDRALAYAKabar28.com,- Salah seorang oknum bidan desa di Kecamatan Pamulutan diduga memungut biaya persalinan sebesar Rp.600 ribu hingga Rp.800 ribu per pasien yang ditangani setiap persalinan.

Seperti diakui dua pasangan suami istri, DW (25) dan suaminya AL (27), serta RK (27) dan suaminya HS (30), pasien persalinan dari bidan desa tersebut.

“Setiap yang melahirkan di Bidan tersebut, pasien diwajibkan membayar uang persalinan sebesar Rp.600 ribu bahkan hingga Rp 800 ribu, kalau pasien tidak punya uang yang cukup sesuai yang diminta, maka menjadi hutang piutang, ” ungkapnya.

Dalam menangani sebuah proses persalinan Bidan tersebut tidak melakukannya di Poslindes (Pondok Persalinan Desa), namun mendatangi rumah pasien yang hendak melahirkan, padahal sesuai Permenkes, semestinya ibu hamil yang akan menjalani proses persalinan, harus ditempatkan di Polindes.

Mengingat hal ini, tambahnya, oknum bidan desa tersebut dinilai sudah banyak melanggar peraturan, sehingga sudah sepantasnya mendapat tindakan tegas dari instansi terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas Kabupaten Ogan Ilir. (app/rel)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close