Korban Penipuan Investasi Pandawa Group Akan Tempuh Jalur Perdata

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Korban investasi bodong Pandawa Group berniat menempuh jalur gugatan perdata. Gugatan ini dipertimbangkan untuk mengembalikan kerugian para korban.

"Kami sepaham dengan itu. Sependapat bahwa proses perdata akan berjalan beriringan dengan proses pidana ini," kata kuasa hukum Forum Komunikasi Korban Pandawa (FKKP), Mikael Marut di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (4/3/2017).

 

Mikael menjelaskan, gugatan perdata diajukan agar uang para korban dapat dikembalikan. Sebab proses pidana yang saat ini berjalan dianggap tak bisa mengembaliksan kerugaian para korban.

 

Selain itu Mikael juga meminta para korban menelusuri alamat serta aset para leader yang akan mereka gugat.

 

"Kita sudah siapkan draftnya. Tapi kalau soal strategi dan teknisnya itu akan kami bahas lagi. Yang sekarang kita persiapkan adalah, masing-masing korban itu harus tahu alamat leadernya, kemudian aset apa yang mereka punya," ujarnya.

 

Dalam gugatan perdata nanti, Mikael menyebut ada beberapa pihak yang mereka gugat. Selain Nuryanto, pihak-pihak terkait Pandawa juga akan digugat.

 

Menurut Mikael, proses pidana yang akan mereka tempuh memang tidak bisa mengganti semua kerugian korban. Namun langkah itu menurutnya bisa meminimalisir kerugian.

 

"Dalam proses seperti ini kita tidak bisa berharap 100 persen kembali, tapi 

 asetnya pada teman-teman ini. Lalu kemudian kita jual bersama. mungkin itu tidak bisa menghilangkan pidana dia tapi setidaknya itu mengurangi tuntutan," ujarnya.

Sumber : detik.com 

Baca Lainnya

close