Antisipasi Covid-19, Pemkab OKI Cukupi BOR

Bupati didampingi Sekda OKI

KAYU AGUNG, Kabar28.com,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19, salah satunya mencukupi Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan.

Bupati OKI, Iskandar mengatakan, keseluruhan jumlah BOR masih flat beberapa pekan terakhir, tapi tidaknya terlena dan terus melakukan persiapan.

"Saya instruksikan agar memenuhi harapan pemerintah pusat, yakni ketersediaan BOR  mencapai 50 persen," katanya usai Rakor usai bersama Presiden, Senin (19/7/2021).

Dirinya juga sudah antisipasi dengan menambah kapasitas tempat tidur, menyiagakan RS rujukan hingga tempat isolasi terpusat.

"Berdasarkan data RSUD Kayu Agung per 19 Juli, keterisian tempat tidur khusus pasien Covid-19 mencapai 68 persen," pungkasnya. 

Direktur RSUD Kayu Agung, Asri menjelaskan, awalnya di RS tersebut hanya memiliki 5 tempat tidur khusus pasien Covid, lalu ditambah jadi 17 tempat tidur sekarang tersedia 28 tempat tidur.

"Kita akan menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 jika penambahan kasus terus naik. Total ada 244 tempat tidur perawatan. Keterisian pasien umum mencapai 56 orang. Jadi kita siap jika harus menambah tempat perawatan khusus pasien Covid,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan OKI, Iwan Setiawan mengungkapkan, Pemkab OKI menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di RS rujukan. Seperti meningkatkan pelayanan wisma karantina, atau ODP Center Teluk Gelam serta RS Pratama Tugu Jaya.

"Rinciannya, tersedia 52 tempat tidur di Wisma Karantina Teluk Gelam saat ini terpakai sebanyak 7 tempat tidur (TT). Kemarin kita memulangkan 4 orang pasien yang telah sembuh dari 11 pasien.Jadi sekarang ada 4 orang yang masih menjalani treatment penyembuhan," ungkapnya.

Selain itu, sambungnya, dinasnya juga menyiagakan Tracing, Testing dan treatment atau 3 T bagi warga terpapar Covid. Untuk selanjutnya dirujuk ke Wisma Karantina Teluk Gelam atau rumah sakit rujukan Covid-19.

"Untuk puskesmas memang fokus ke layanan kesehatan masyarakat melayani pasien umum namun mereka lakukan 3T untuk selanjutnya dirujuk ke Wisma Teluk Gelam, RS Pratama Tugu Jaya atau RSUD Kayu Agung,” pungkasnya.

Data terakhir dari Dinas Kesehatan OKI, total kasus positif Covid-19 di OKI per 19 Juli 2021 mencapai 285 kasus positif, 47 orang meninggal dan 196 orang dinyatakan sembuh. Sementara 15 orang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri. (rel)

Baca Lainnya

close