Ketum IWO Minta MoU Kapolri-DP Dikaji

Jodhi Yudono

JAKARTA, Kabar28.com,- Terkait kasus pembunuhan jurnalis Mara Salem Harahap alias Marsal Harahap, pemimpin redaksi sekaligus pemilik media online yang tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu, 19 Juni 2021, mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Termasuk dari Ketua Umum (Ketum) Ikatan Wartawan Online (IWO), Jodhi Yudono mengutuk keras kejadian tersebut, dan meminta kepada seluruh anggota IWO untuk mengawal kasus ini hingga tuntas melalui pemberitaan.

“Entah sudah berapa kali kasus serupa ini terjadi dan mungkin akan terjadi di masa mendatang, dan kita selalu menjadi pihak yang nyaris selalu ‘dikalahkan’," katanya.

Lanjutnya, MoU antara Dewan Pers (DP) dan Kapolri harus dikaji lagi, dan kesepakatan-kesepakatan lainnya antara penegak hukum dan pers, agar efektif dan tidak hanya berhenti di seremoni dan catatan kesepakatan.

"Mari kita mereview kembali kesepakatan-kesepakatan tersebut agar bisa dipraktikan demi terwujudnya perlindungan yang nyata bagi insan pers," ujarnya.

Menurutnya, para penjahat yang mendzolimi wartawan itu berani sewenang-wenang kepada wartawan bisa jadi karena mereka tahu betapa lemahnya perlindungan hukum terhadap wartawan.

"Contoh kasus wartawan Bernas, Udin, yang tewas dibunuh dan hingga kini belum terungkap siapa pembunuhnya," pungkasnya. (ril)

Baca Lainnya

close