Kades Wajib Pasang Baleho Daftar Penerima BLT DD, Jika tidak akan jadi Temuan

Rakor DPMD Sumsel

PALEMBANG, Kabar28.com,- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumsel gelar Rakor Program Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Serta Pembangunan Desa dan Pedesaan (PDP), di Palembang, Rabu (9/6/2021). 

Plh Sekda Sumsel, Ahmad Najib mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pembinaan, pengendalian pelaksanaan seluruh tahapan program di lingkungan DPMD, demi tercapainya Sumsel Maju Untuk Semua.

"Tujuan rakor ini untuk menyingkronkan perencanaan agar pengelolaan dana desa benar-benar tepat sasaran mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan serta pengawasan," katanya.

Kemudian, dalam penyelenggaraan rakor ini diharapkan seluruh stakeholder yang terkait punya persepsi sama dalam pengelolaan dana desa agar tepat sasaran.

Kepala DPMD Sumsel Wilson mengungkapkan, dalam juknis dan juklak dana desa adalah penyaluran BLT. Selain itu 8 % dana desa diperuntukkan untuk penanganan Covid seperti pembelian hand sanitizier, masker, ruang isolasi di pedesaan.

"Setiap desa wajib memasang baleho nama-nama penerima BLT dana desa. Kalau ada kepala desa yang tidak pasang itu merupakan temuan, silahkan laporkan jika ditemukan dan tidak adanya transparansi, karena ada pendamping desa. Apa lagi kalau pendamping desa bersekongkol dengan kades, itu bisa saja jadi temuan," ungkapnya. 

Ditambahkannya, dana desa langsung ditransfer ke rekening desa. Rekomendasi pertanggungjawabannya ke DPMD kabupaten/kota. DPMD provinsi hanya monitoring. Kalau ada penyelewengan pihaknya akan mengawasi. 

"Kalau masyarakat melihat ada penyelewengan silahkan laporkan ke inspektorat, bukan ke polisi. Karena sudah ada arahan, kades tidak boleh disidik oleh polusi, tapi harus koordinasi dengan inspektorat," pungkasnya. (ant)

Baca Lainnya

close