Jembatan Ambruk di Rambutan Selesai Diperbaiki

Kadisnakertrans OI didampingi kabid dan staf saat meninjau jembatan Sungai Rambutan

INDRALAYA, Kabar28.com,- Jembatan Desa Sungai Rambutan SP II, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir (OI) yang ambruk akibat dilalui kendaraan bermuatan alat berat beberapa waktu lalu, kini sudah diperbaiki dan dapat dipergunakan kembali. 

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OI, Eddy Demang Jaya Zainal saat meninjau lokasi bangunan jembatan yang menjadi penghubung antar desa di Kawasan Transmigrasi KTM Rambutan tersebut, Senin (24/5/2021).

"Seperti diketahui, jembatan tersebut selain sebagai akses satu-satunya penghubung transportasi darat, juga berfungsi sebagai urat nadi perekonomian masyarakat karena digunakan untuk mengangkut hasil produksi pertanian dan perkebunan mereka," katanya.

Putra asli Pedamaran ini menjelaskan, pasca runtuhnya jembatan hingga selesai masa perbaikan, masyarakat di sana menggunakan jembatan darurat dan perahu karet, agar aktivitas transportasi dan perekonomian tetap berjalan, sebagai solusi sementara hingga selesainya pembangunan jembatan.

"Pembangunan jembatan darurat dan pengadaan perahu untuk penyeberangan, merupakan hasil koordinasi  pihaknya bersama Dinas PUPR dan BPBD sesuai petunjuk Bupati OI melalui Sekretaris Daerah, H Muhsin Abdullah, dibantu pemerintah desa setempat serta masyarakat," jelasnya.

Lanjutnya, perbaikan atau pembangunan kembali jembatan, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemilik alat berat dan armada pengangkut bersama pihak pengguna alat, atau pemilik lahan yang akan menggunakan alat berat tersebut atas hasil negosiasi Pemerintah Desa Sungai Rambutan dan Kecamatan Indralaya Utara.

"Alhamdulillah, menurut hasil pengamatan kami, bangunan jembatan yang dibangun sekitar 15 hari ini secara spesifikasi cukup baik. Dari tiang jembatan hingga penahan semuanya dari bahan pipa besi, persis seperti bangunan pada awalnya," bebernya. 

Hal ini, sambungnya, termasuk lantai jembatan dari plat besi serta pengaman sisi kiri-kanan jembatan, dikembalikan ke bentuk dan bahan semula. Hanya saja, bangunan sekarang sedikit landai dibanding sebelumnya. Atas saran masyarakat di sana, dengan pertimbangan agar lebih enak digunakan tidak terlalu curam.

"Saya himbau masyarakat di sana agar sama-sama menjaga dan mengawasi pemeliharaan jembatan, sehingga peristiwa yang mengakibatkan jembatan roboh tidak terulang. Beban kendaraan yang melintasi jembatan jangan sampai melebihi kapasitas," pungkasnya. (red)

Baca Lainnya

close