Jokowi: Sumsel Mampu Turunkan Kasus Covid-19

Forkopimda Sumsel saat mendengar arahan Presiden RI

PALEMBANG, Kabar28.com,- Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi salah satu provinsi terbaik dalam menurunkan grafik kasus Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Ri, Joko Widodo dalam pengarahan kepada Kepala Daerah se-Indonesia secara virtual, dari Auditorium Graha Bina Praja Sumsel, kemarin.

Jokowi mengatakan, ada 15 provinsi yang mengalami tren kenaikan kasus Covid-19 yakni Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Babel, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Malut, Kalteng, Sulteng, Sulsel dan Gorontalo.

"Kasus penyebaran tempat wisata mengalami kenaikan mulai dari 38-100,8 persen. Pemeritah daerah diingatkan untuk mewaspadai terjadinya angka kenaikan kasus usai ldul Fitri," katanya.

Sementara, Gubernur Sumsel, Herman Deru (HD) menjelaskan, penyekatan yang dilakukan pada kegiatan operasi ketupat akan diperpanjang hingga 31 Mei 2021.

"Saya HD minta agar bupati/wali kota dapat mendukung dan memastikan bahwa posko-posko tersebut terpenuhi kebutuhan operasionalnya agar tetap dapat berlangsung," jelasnya.

Mengenai perkembangan Covid-19, sesuai arahan Presiden Jokowi, HD meminta kepada bupati/wali kota untuk memperketat dan menerapkan prokes agar varian baru virus Covid-19 tidak menyebar dan berkembang di Indonesia khusunya Sumsel.

"Bupati/wali kota harus memperhatikan kebiasaan masyarakat yang berwisata setelah lebaran, agar hal tersebut dapat diperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan disetiap tempat wisata yang beroperasi," pintanya.

Kepada seluruh kapolres, HD meminta agar dapat menurunkan personelnya jika terjadi pelanggaran prokes seperti di tempat wisata.

"Jika memang dirasa perlu, tempat wisata yang melanggar prokes ditutup sementara," pungkasnya. (ril)

Baca Lainnya

close