Masyarakat Harus Pertahankan Kelestarian Budaya Sumsel di Tengah Modernisasi

Herman Deru

PALEMBANG, Kabar28.com,- Gubernur Sumsel H Herman Deru hadiri pemberian Anugerah Seni Batanghari Sembilan, di Taman Budaya Sriwijaya Palembang, Senin (7/12/2020).

Dalam kesempatan itu, HD mengaku bangga dan mengapresiasi tekad para pelaku seni di Sumsel yang tetap peduli terhadap kesenian kebudayaan daerah meskipun ditengah modernisasi.

"Saat modernisasi menggempur, kita dibangunkan oleh pelaku seni di Sumsel. Bahkan generasi muda terlibat, ini menandakan kearifan lokal kita sangat terhormat dan tetap terjaga. Kedatangan kita di sini juga atas dasar kecintaan kita terhadap akar budaya yang mengikat kita," ujarnya.

Menurutnya, akar budaya membuat tidak terjadinya konflik. Akar budaya orang Sumsel yaitu orang yang ahli berunding, yang juga merupakan sebagai cara untuk berdiplomasi. Oleh sebab itu, HD meminta apapun yang terkait dengan adat, dan selama tidak bertentangan dengan undang-undang tentu harus dipertahankan melalui Pergub, agar tidak menjadi legal standing dalam setiap perbuatan.

"Setelah Mendagri memverifikasi seluruh bangunan baik milik pemerintah ataupun swasta, dan juga rumah-rumah, sekolah, jembatan,  serta jalan tol, saya minta agar ada tampak bangunan tanjak, karena tanjak merupakan simbol kebanggan kita, apa pun budayanya di Sumsel semua memakai tanjak, ayo kita jadikan sebagai ciri khas, agar jika kita memandang Bangunan Tanjak, ini akan menimbulkan rasa kebersatuan kita. Bahwa kita punya tanggung jawab terhadap lajunya budaya," kata HD.

HD mengajak Dewan kesenian Sumsel bersama seluruh elemen masyarakat Sumsel memonitoring ini,  bahwa dalam berbagai modernisasi harus ada sentuhan adat dan kebudayaan Sumsel. Untuk itu butuh peran dan perhatian semua pihak di Sumsel. Ia mengajak smua orang untuk bangga dengan budaya Sumsel, karena Sumsel dikenal dengan kearfian lokalnya yang masih bertahan

Kadis Budpar Sumsel, Aufa Syahrial mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dari Pemprov Sumsel kepada para seniman, pekerja seni dalam hasil karya dan pengabdian dibidang seni masing-masing. Dan bertujuan untuk memajukan eksistensi karya-karya seniman.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada gubernur atas kepedulian terhadap kesenian dan kebudayaan di Sumsel. Selain itu Pemprov Sumsel juga terus mencari dan mengapresiasi para seniman budayawan yang telah melestarikan kebudayaan kesenian di Sumsel. Kami mohon seniman, budayawan untuk terus berkreasi, berinovasi dalam melestarikan kebudayaan di Sumsel," ungkapnya

Penghargaan diberikan kepada 6 bidang seni yaitu seni tari, musik, rupa, sastra, teater dan film, dengan hadiah uang pembinaan Rp10 juta beserta sertifikat.

Sementara itu Ketua Dewan Kesenian Sumatera Selatan R.H Syahril Eswin, mengapresiasi komitmen kuat Gubernur Sumsel untuk terus memajukan kebudayaan dan seni Sumsel dan juga meningkatkan ketahanan budaya Sumsel.

"Refleksi seni merupakan giat tahunan dewan seni Sumsel, yang telah berlangsung selama 10 tahun," ujarnya. (ril)

Baca Lainnya

close